Peningkatan Kamera Galaxy S25 Ultra Dihentikan Karena 'Kurangnya Persaingan'
SerbaGratis95.site - Apakah kamu menyadari bahwa Samsung bukan lagi yang terbaik dalam fotografi mobile?
Karena Samsung Galaxy S25 Ultra memiliki hampir setup kamera yang sama dengan pendahulunya, yang juga dilengkapi dengan setup yang sangat mirip dengan S23 Ultra.
Samsung menjual sensor kamera 200MP ISOCELL HP9 kepada pesaingnya, tetapi tidak menggunakannya di flagship Ultra buatan sendiri.
Hasilnya adalah kualitas zoom yang lebih baik pada perangkat seperti vivo X200 Pro dan OPPO Find X8 Pro. Misalnya, hasil zoom X200 Pro serta telefoto periskop 50MP 6x Find X8 Pro lebih baik.
Tapi mengapa hal ini bisa terjadi?
Menurut informasi dari Ice Universe, keputusan Samsung berkaitan dengan kurangnya persaingan.
Meskipun perangkat seperti vivo X200 Pro atau Find X8 Pro melampaui flagship Galaxy terbaru dalam berbagai aspek, mereka dilaporkan tidak memiliki pangsa pasar yang cukup untuk menjadi ancaman bagi Samsung.
Sebaliknya, mereka berfungsi sebagai "produk untuk menunjukkan kekuatan" dan meningkatkan visibilitas merek.
Sebanyak 16,82 juta unit Galaxy S24 Ultra telah terjual, yang dilaporkan lebih tinggi daripada total penjualan semua model "Ultra" lainnya.
Angka-angka ini tidak cukup meyakinkan bagi Samsung untuk meningkatkan sistem kamera.
Tak hanya itu, desain juga bisa menjadi alasan.
Semua perangkat seri "Ultra" lainnya memiliki desain kamera yang menonjol. Penonjolan ini, yang ditambahkan pada setiap modul kamera, membuat tampilan keseluruhan menjadi kurang menarik.
Untuk mengatasi masalah ini, Samsung telah memperkenalkan teknologi lensa baru yang disebut "ALOP", yang dapat mengurangi penonjolan modul kamera.
Galaxy S25 Edge hanya memiliki dua lensa di bagian belakang dan diperkirakan tidak akan memiliki telefoto. Kita perlu melihat kapan Samsung merasa perlu bersaing dengan merek-merek dari China.
Meskipun perangkat Ultra dari China memang memiliki pangsa pasar yang sangat kecil, merek seperti Vivo kini semakin populer di pasar yang sensitif terhadap harga seperti Indonesia, di mana semakin banyak pembeli menengah lebih memilih model dari merek China dibandingkan Samsung.
Posting Komentar
Komentar dengan menyertakan atau promosi produk tertentu akan Kami hapus. Sebab, blog ini bukan tempat untuk mempromosikan barang yang Kamu jual. Salam santun Blogger Indonesia