Huawei Kuasai Pasar HP Lipat di China, Pesaing Masih Tertinggal
SerbaGRatis95.site - Survei terbaru dari IDC menunjukkan bahwa pasar hp lipat di China terus mengalami pertumbuhan sekaligus menghadapi tantangan sepanjang tahun 2024.
Huawei, yang merilis produk hp lipat seperti Mate X6 dan Mate XT Ultimate pada tahun tersebut, berhasil mempertahankan posisi dominannya sebagai pemimpin pasar perangkat lipat di China.

Huawei Pimpin Pasar HP Lipat di China
Berdasarkan data IDC, Huawei menguasai hampir 50% pangsa pasar ponsel lipat di China.
Di posisi kedua, Honor berhasil meraih 20,6 persen pangsa pasar, diikuti oleh Vivo dengan 11,1 persen berkat keberhasilan seri X Fold 3.
Xiaomi berada di peringkat keempat dengan 7,4 persen, didukung oleh kesuksesan peluncuran hp lipat model clamshell pertamanya.
Meskipun tidak merilis hp lipat baru sepanjang tahun 2024, Oppo tetap mempertahankan pangsa pasar sebesar 5,3 persen berkat rekomendasi pengguna yang kuat.
Di sisi lain, Samsung, yang merupakan pemimpin pasar hp lipat secara global, masih belum mampu memperlihatkan kehadiran signifikan di pasar China yang cukup kompetitif.
Tren Pasar HP Lipat di China
Pengiriman hp lipat di China mencapai 9,17 juta unit pada tahun 2024, meningkat 30,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, kuartal keempat mencatat penurunan sebesar 9,6 persen dengan total pengiriman 2,5 juta unit.
Hal ini menjadi penurunan pertama setelah sembilan kuartal berturut-turut mengalami pertumbuhan pesat.
Peningkatan desain, daya tahan, dan masa pakai baterai telah meningkatkan daya tarik hp lipat.
Namun, harga yang tinggi, daya tahan terbatas, serta ruang internal yang kecil masih menjadi kendala utama untuk menarik lebih banyak pengguna.
Pasar Smartphone China Pulih di 2024
Setelah dua tahun mengalami penurunan, pasar smartphone di China berhasil pulih pada tahun 2024.
Total pengiriman smartphone mencapai sekitar 286 juta unit, meningkat 5,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan terhadap fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), layar yang lebih baik, dan daya tahan baterai yang lebih lama, terutama pada paruh pertama tahun 2024.
Namun, permintaan mulai terhambat menjelang akhir tahun. Program subsidi konsumen yang didukung pemerintah pada tahun 2025 diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pasar lebih lanjut.
Kesimpulan
Pemulihan pasar ini menawarkan peluang besar bagi produsen untuk berinovasi dan menyesuaikan diri dengan preferensi konsumen yang terus berubah.
Meski demikian, para analis mengingatkan bahwa perusahaan perlu menjaga keseimbangan antara keuntungan jangka pendek dan pertumbuhan berkelanjutan untuk menghindari risiko menurunnya permintaan di masa depan. Sekian
Tag:
#PonselLipat
#SmartphoneChina
#IDCReport
#TeknologiAI
#TrenSmartphone
#PasarTeknologi2024
Posting Komentar
Komentar dengan menyertakan atau promosi produk tertentu akan Kami hapus. Sebab, blog ini bukan tempat untuk mempromosikan barang yang Kamu jual. Salam santun Blogger Indonesia