Baidu Rayakan 25 Tahun Berdiri, CEO Ungkapkan Masa Depan Berbasis AI
SerbaGRatis95.site - Pada 1 Januari 2025, raksasa asal Tiongkok, Baidu, merayakan ulang tahunnya yang ke-25.
Perusahaan yang terkenal sebagai penyedia mesin pencari terbesar di Tiongkok ini kini fokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI).
Dalam surat kepada para karyawan, Robin Li, co-founder sekaligus CEO Baidu, merefleksikan perjalanan perusahaan sekaligus memaparkan visi besar perusahaan untuk masa depan AI.

Robin Li menyoroti Baidu Wenku, platform berbasis AI untuk pembuatan konten, sebagai salah satu pencapaian terbaik perusahaan.
Hingga November 2024, platform ini memiliki lebih dari 40 juta pengguna berbayar dan 70 juta pengguna aktif bulanan.
Pencapaian ini menjadi bukti keberhasilan strategi Baidu dalam memanfaatkan aplikasi berskala besar untuk mengungkap potensi teknologi.
Selama bertahun-tahun, Baidu mengalokasikan lebih dari 20% pendapatannya untuk penelitian dan pengembangan (R&D).
Komitmen ini kembali ditegaskan oleh Robin Li. Menurutnya, terobosan teknologi sering kali muncul dari penerapan skala besar, bukan sekadar riset.
Contohnya adalah kemajuan di bidang AI generatif dan kendaraan otonom yang didukung oleh data dan penggunaan di dunia nyata.
Baidu memprediksi pertumbuhan pesat untuk aplikasi yang sepenuhnya berbasis AI di berbagai industri pada tahun 2025.
Walaupun konsep “super app” masih dalam tahap awal, penetrasi AI kini semakin cepat berkat model bahasa berskala besar serta platform inovatif seperti Baidu Wenku.
Baidu percaya bahwa pengaruh AI akan semakin luas di berbagai skenario kehidupan.
Robin Li menegaskan pentingnya ketangguhan dalam menghadapi risiko inovasi.
Menurutnya, Baidu terus berani bereksperimen meskipun harus menghadapi kegagalan. Perusahaan juga bergerak cepat untuk beradaptasi dan memastikan kemajuan.
Tahun 2024 menjadi cerminan sejarah Baidu—penuh tantangan sekaligus pencapaian besar, seperti teknologi peningkatan pencarian berbasis gambar dan alat pembuat kode otomatis, MiaoDa.
Di tengah persaingan AI yang semakin ketat, Baidu bertekad untuk memperkuat posisi kepemimpinannya.
Robin Li optimistis bahwa inovasi yang telah dirintis selama beberapa tahun terakhir akan membuahkan hasil signifikan pada 2025.
Hal ini diharapkan akan meningkatkan pengakuan pasar sekaligus memperluas adopsi teknologi AI.
Robin Li menutup pesannya dengan seruan untuk terus berinovasi dan bekerja keras. Ia yakin Baidu akan “menghadapi angin dan ombak” untuk mencapai masa depan di mana AI mengubah industri sekaligus memperkaya kehidupan manusia. Sekian
Posting Komentar
Komentar dengan menyertakan atau promosi produk tertentu akan Kami hapus. Sebab, blog ini bukan tempat untuk mempromosikan barang yang Kamu jual. Salam santun Blogger Indonesia