I Parry Everything : Anime Kang Tangkis
SerbaGratis95.site - Anime ‘Ore wa Subete wo "Parry" suru: Gyaku Kanchigai no Sekai Saikyou wa Boukensha ni Naritai’ atau yang lebih dikenal dengan judul ‘I Parry Everything’ adalah salah satu seri anime yang diadaptasi dari light novel yang cukup kontroversial di kalangan penggemar anime.
Anime ini menceritakan tentang seorang pria tua yang bermimpi menjadi seorang petualang, namun perjalanan yang seharusnya epik ini justru dipenuhi dengan momen-momen yang absurd dan terkadang menjengkelkan.

I Parry Everything berfokus pada seorang karakter utama bernama Noor, yang sudah berumur dan memiliki ambisi untuk menjadi seorang petualang.
Meskipun dia sering kali meremehkan dirinya sendiri, kenyataannya dia memiliki kemampuan luar biasa untuk menangkis serangan apa pun yang dihadapinya.
Kisah dimulai ketika sang protagonis berlatih keras setelah ditolak sebagai petualang. Pada suatu hari, ia masuk ke sebuah gua dan tanpa sadar melawan monster kuat yang dikira hanyalah seekor sapi liar. Padahal monster tersebut adalah minotaur.
Setelah menyelamatkan seorang putri dari monster tersebut, ia tetap merasa dirinya tidak layak menjadi seorang pahlawan, meskipun sebenarnya karakter utama ini terbilang sudah menjadi sangat kuat.
Analisis anime I Parry Everything
1. Kelemahan karakter utama: Tidak Peka
Salah satu masalah utama yang muncul dari anime ini adalah bagaimana karakter utama digambarkan. Dia tidak hanya tidak peka, tetapi juga sering kali tidak menyadari situasi di sekitarnya.
Meskipun kekuatannya luar biasa, dia terus-menerus merasa dirinya lemah dan tidak pantas. Ini menciptakan momen-momen yang seharusnya bisa lucu, tetapi malah membuat penonton merasa frustrasi.
Misalnya, ketika dia melawan seekor naga beracun, dia masih mengira bahwa naga tersebut hanyalah hewan ternak biasa. Momen-momen ini seharusnya menjadi komedi, namun sayangnya, eksekusinya gagal memberikan efek yang diharapkan.
2. Cerita yang mengulang dan minim inovasi
Dari segi cerita, ‘I Parry Everything’ terjebak dalam formula yang sangat repetitif. Setiap episode tampak berputar di sekitar kesalahpahaman yang sama, dengan karakter utama yang terus-menerus meremehkan dirinya sendiri dan situasi di sekitarnya.
Alih-alih memberikan perkembangan karakter atau cerita yang menarik, anime ini malah berulang-ulang pada momen yang sama, membuat cerita terasa membosankan dan tidak logis.
3. Grafik ok tapi memberikan banyak efek
Di tengah banyaknya kekurangan, satu hal yang dapat diapresiasi dari anime ini adalah kualitas animasinya.
Meskipun ceritanya lemah, animasi yang ditampilkan cukup baik dan terlihat rapi. Namun, sayangnya, kualitas animasi yang baik ini tidak cukup untuk menutupi kelemahan dalam aspek cerita dan karakter.
4. Pesan tersirat
Meskipun anime ini banyak menuai kritik, ada satu pesan positif yang dapat diambil, yaitu pentingnya bersyukur dan memiliki kesadaran diri.
Karakter utama, meskipun sangat kuat, tidak pernah menyadari potensi sebenarnya dan terus-menerus merendahkan dirinya sendiri.
Pesan ini bisa menjadi pengingat bagi penonton untuk tidak meniru sikap seperti ini dalam kehidupan nyata.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, ‘I Parry Everything’ adalah anime yang mungkin menarik bagi sebagian orang yang menikmati cerita dengan komedi absurd dan karakter yang tidak biasa.
Namun, bagi penonton yang mencari cerita dengan plot yang solid dan karakter yang berkembang dengan baik, anime ini mungkin akan terasa mengecewakan.
Ceritanya yang repetitif dan karakter utamanya yang agak menjengkelkan ‘kuat tapi tidak sadar sada’ membuat anime ini sulit untuk dinikmati.
Bagi animelovers yang penasaran dan ingin mencoba menonton, sebaiknya jangan berekspektasi tinggi.
Namun, jika kamu mencari anime dengan cerita yang lebih bermakna dan animasi yang kuat, mungkin lebih baik untuk mencari alternatif lain yang lebih layak waktu dan perhatian. Sekian
Posting Komentar
Komentar dengan menyertakan atau promosi produk tertentu akan Kami hapus. Sebab, blog ini bukan tempat untuk mempromosikan barang yang Kamu jual. Salam santun Blogger Indonesia