Caviar Rilis Huawei Mate XT Ultimate dengan Emas 24K & Kulit Buaya

Table of Contents

SerbaGRatis95.site - Caviar, perusahaan terkenal dalam menciptakan perangkat mewah, baru saja meluncurkan Huawei Mate XT Ultimate edisi kustom dengan bahan premium seperti emas 24K, karbon, titanium, dan kulit buaya. 

Smartphone lipat tiga pertama di dunia ini dipasarkan dengan harga mulai dari $12,770 (sekitar Rp 195 juta), menyasar para penggemar teknologi kelas atas yang menginginkan keunikan dan kemewahan dalam satu perangkat.

Huawei Mate XT Ultimate

Spesifikasi Huawei Mate XT Ultimate Kustom oleh Caviar

Huawei Mate XT Ultimate merupakan ponsel lipat tiga pertama di dunia, dilengkapi dengan tiga layar. 

Sejak diluncurkan di China, pre-order ponsel ini telah mencapai lebih dari enam juta unit.
Edisi standar Mate XT hadir dengan pilihan bahan kulit sintetis dalam warna merah dan hitam. 

Namun, Caviar membawa desain ponsel ini ke level berikutnya dengan menghadirkan koleksi eksklusif bernama "Rich Colors", yang terdiri dari dua versi mewah: Gold Dragon dan Black Dragon.

Model Gold Dragon adalah edisi flagship dari koleksi ini, dihiasi emas 24K menggunakan teknologi Double Electroplating. 

Desainnya yang rumit terinspirasi dari seni penempaan pedang berlapis-lapis kuno dari Longquan, teknik yang telah berusia lebih dari 3.000 tahun. 

Pola dekoratifnya mencerminkan bingkai kamera ikonik Mate XT, menjadikan ponsel ini sebuah karya seni koleksi yang unik.

Penggunaan emas dalam ponsel ini tidak hanya menambah unsur kemewahan tetapi juga memberikan daya tahan yang lebih tinggi, mengukuhkan status Mate XT Ultimate sebagai perangkat untuk mereka yang menginginkan lebih dari sekedar ponsel biasa.

Di sisi lain, model Black Dragon mengambil inspirasi dari Xuanlong, naga legendaris dalam mitologi Tiongkok. 

Hp ini dilapisi dengan kulit buaya hitam yang menyerupai sisik naga, dipadukan dengan aksen emas. 

Kombinasi ini menciptakan tampilan yang kuat dan penuh kekuasaan, menjadikannya pilihan ideal bagi para pecinta desain mewah yang ingin membuat pernyataan berani dengan perangkat mereka.

Setiap detail dari ponsel ini dirancang untuk mencerminkan kekuatan dan kemewahan, dengan penggunaan material terbaik yang menambahkan unsur keanggunan pada teknologi modern.

Berbicara mengenai harga, Huawei Mate XT Ultimate versi kustom dari Caviar ini tersedia dalam beberapa pilihan penyimpanan: 256GB, 512GB, dan 1TB. 

Black Dragon dijual dengan harga mulai dari $12,770 (sekitar Rp 195 juta), sedangkan Gold Dragon dibanderol mulai dari $14,500 (sekitar Rp 221 juta). 

Kedua versi ini merupakan edisi terbatas, dengan hanya 88 unit yang diproduksi untuk setiap model, sebagai penghormatan terhadap angka 8 yang dianggap sebagai angka keberuntungan dalam budaya Tiongkok. 

Selain dari nilai fungsional dan estetika, keterbatasan unit ini semakin meningkatkan eksklusivitas perangkat.

Bagi kolektor dan pecinta teknologi yang menghargai perpaduan antara seni tradisional dan inovasi modern, Mate XT Ultimate dari Caviar adalah perangkat yang wajib dimiliki. 

Desainnya yang unik dan penggunaan material premium membuatnya lebih dari sekadar hp—ia menjadi simbol status dan gaya hidup.

Berbicara ke sektor produk Huawei lain, bulan lalu Caviar juga meluncurkan iPhone 16 Pro berlapis emas dalam warna Desert Titanium eksklusif. 

Harga iPhone tersebut dimulai dari $10,630 (sekitar Rp 162 juta), menunjukkan bahwa Caviar terus mempersembahkan pilihan perangkat mewah bagi mereka yang menginginkan teknologi berkualitas tinggi dengan tampilan yang memukau.

Kesimpulan

Caviar kembali menetapkan standar baru dalam dunia teknologi mewah dengan Huawei Mate XT Ultimate kustom. 

Melalui hadirnya desain yang menggabungkan warisan budaya Tiongkok dengan teknologi mutakhir, hp ini adalah pilihan sempurna bagi mereka yang menginginkan lebih dari sekedar perangkat komunikasi. 

Dijual dengan harga yang tinggi dan jumlah unit terbatas, Mate XT Ultimate bisa dibilang merupakan simbol eksklusivitas dan kemewahan di pasar teknologi saat ini. Sekian dan semoga bermanfaat.

Cak Nun
Cak Nun Seorang bloger muda yang hanya memikirkan kata "berusaha, berdoa dan pasrah" tak lupa akan syukur atas apa yang di berikan.

Posting Komentar