Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab dan Cara Mengatasi Laptop Mati Sendiri Dengan Mudah

SerbaGratis95.site – Pernah Anda mengalami kondisi dimana laptop tiba-tiba mati sendiri? Ngga’ tahu apa yang terjadi, tiba-tiba saja laptop mati sendiri. 

Kadang masalah laptop mati sendiri ini membuat seseorang bingung, serta penasaran. Pasalnya, seseorang tak tahu apa penyebabnya, tak di sangka-sangka laptop yang ingin dipakai mati dengan mendadak.

Hal ini sering di alami oleh para gamers atau orang-orang yang lama memakai laptop untuk keperluan mengerjakan tugas\ pekerjaan dalam durasi yang lama. Bahkan dalam penggunaanya bisa berjam-jam.

Penyebab dan Cara Mengatasi Laptop Mati Sendiri

Lantas, apa yang menyebabkan laptop mati dengan sendirinya ini? apakah over penggunaan sehingga membuat laptop mati sendiri? Atau ada alasan lain dibalik kejadian tersebut?

Untuk mengetahui alasan dari matinya laptop secara tiba-tiba, berikut kami sampaikan beberapa faktor yang menengarai laptop mati sendiri. Silakan baca hingga selesai. 

Penyebab Laptop Tiba-Tiba Mati Sendiri

Sebenarnya banyak faktor yang mempengarui kondisi semacam ini, baik faktor internal maupun eksternalnya. Namun yang sering terjadi adalah karena faktor kondisi hardware, tegangan listrik, dan masalah lain yang menyebabkan laptop mati.

Berikut penyebab lain yang menjadi asalah mengapa laptop bisa mati sendiri:

1. Processor error

Masalah pertama yang menjadi alsan laptop mati adalah processor bermasalah. Tentunya kondisi semacam ini sudah lumrah, dimana processor sebagai otak utama dari sebuah laptop. Sehingga apabila prosessor mengalami permasalahan, maka kemungkinan besar itu akan berdampak pada keseluruanya. 

Oleh sebab itu, pengguna perlu memperhatikan keadaan processor. Jangan terlalu mengandalkan laptop dan tidak memberikan jam istirahat. Kalau perlu, lakukanlah perawatan pada processor, agar masa bakti laptop bisa lebih tahan lama. 

2. Terlalu panas (Overhead)

Laptop Terlalu panas atau orang biasa menyebutkan dengan istilah “overheat” memang dapat memicu laptop untuk mengistirahatkan dirinya sendiri. Bahkan para pembuat laptop khususnya di bagian otak utama laptop (prosessor) membuat mekanisme apabila laptop sudah dalam keadaan panas berlebihan akan ada upaya mendinginkan mesin dengan cara shutdown secara otomatis. 

Walalupun perkembangan processor sekarang sudah berubah dan memiliki teknologi yang semakin canggih, dimana masalah ini mungkin bisa saja jarang terjadi karena tingkat pengelolaan panas semakin dioptimalkan. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika pengguna lebih waspada dan menjaga laptop yang ia miliki.

3. RAM rusak

Salah satu hal mengapa laptop bisa mati sendiri adalah karena rusaknya RAM. Hal ini sering ditandai dengan terjadinya lemot yang luar biasa pada laptop. Meskipun dari kondisi penggunaan aplikasi dan processor masih sangat baik untuk di gunakan. 

Jika hal itu terjadi, maka pengguna perlu mengganti RAM yang terpasang di laptop dan menggantinya dengan yang lebih baik. Agar, hal tersebut tidak memperburuk kinerja laptop untuk aktivitas harian.

4. Mainboard bermasalah

Mainboard adalah salah satu hardware yang mempunyai peranan cukup vital. Munculnya hal seperti ini biasanya terjadi pada laptop yang sudah mempunyai umur panjang (lawas). Selain itu, penggunaan secara berkala dalam durasi yang lama juga dapat  menjadi faktor pemicu laptop mati sendiri.

5. Kehabisan sumber daya

Baterai, sebagai sumber daya juga dapat jadi alasan lain mengapa laptop mengalami kerusakan atau mati sendiri. Dengan catatan kehabisan tersebut karena pemakaian yang berlebihan tanpa adanya waktu istirahat yang cukup. 

Memang lumrah kalau laptop masih dalam kondisi fit pengguna akan memakainya tanpa batas waktu. Namun jika hal itu terus menerus dilakukan, ada kemungkinan laptop akan mengalami berbagai macama penyakit, seperti: RAM rusak, prossesor bermasalah, mainboard melemah dan ketahanan baterai semakin melemah.

Dari berbagai alasan tersebut, ada berbagai macam faktor yang membuat laptop mengalami kondisi mati sendiri. Banyak dari masalah tersebut muncul karena kondisi dari laptop itu sendiri.
Oleh karena itu, pengguna juga perlu tahu bagaimana cara mengatasi laptop mati sendiri. Untuk informasi lebih lengkapnya, silakan cek di bawah ini!.

Cara Mudah Mengatasi Laptop Mati Sendiri 

1.  Mengganti perangkat yang rusak

Cara pertama yang kami sarankan adalah dengan mengganti perangkat yang rusak. Selain lebih mudah dan efektif, cara ini juga tidak banyak menguras kantong saku pemiliknya. Karena, kerusakan yang terjadi akibat faktor internal maupun eksternal itu sangat riskan kalau hanya di perbaiki saja.

Oleh sebab itu, tentu saja solusi yang kami anjurkan adalah mengganti perangkat yang rusak secepatnya. Karena dengan melakukan hal ini, maka pengguna dapat memastikan bahwa perangkat-perangkat itu dapat berfungsi kembali dengan baik, tanpa adanya error lagi dalam jangka waktu pendek.

2. Memperbaiki sistem pendingin laptop

Selain mengganti perangkat yang rusak, pengguna juga dapat memperbaiki sistem pendingin laptop. Cooling System laptop yang buruk dapat menjadi faktor mengapa laptop bisa mati dengan sendirin. Sistem pendinginan yang mati akan membuat laptop cepat panas dan mengalami overhead. 

Jadi, hal yang perlu kamu lakukan adalah mengganti thermal paste, heatsink, membersihkan kipas laptop, dan masalah lain terkait dengan alat pendingin laptop. 

Saran! Jika pengguna merasa kesulitan dalam proses perbaikan, silakan gunakan jasa teknisi ahli untuk memperbaikinya.

3. Mengganti baterai atau memperbaiki sumber daya

Sebagaimana yang sudah kami jelaskan di atas, salah satu faktor penyebab masalah ini adalah sumber daya baterai yang sudah melemah. Jika memang laptop sudah mengalami hal ini, maka pengguna dapat mengganti sumber daya tersebut dengan baterai yang lebih fress.

Selain mempunyai performa yang lebih baik, penggunaan baterai baru juga dapat memberikan daya aktif lebih lama. Jadi, tidak ada salahnya jikalau kita memakai baterai baru demi kelancaran aktivitas di depan layar kaca laptop.

Kejadiaan laptop mati sendiri sebenarnya sudah banyak dialami oleh  kalangan pengguna mesin pengetik ini. Faktor paling dasar kenapa laptop dapat menjadi seperti itu adalah penggunaan yang berlebihan dan kurangnya kedisiplinan pengguna dalam merawat barang elektronik ini.

Terkadang, kamipun menggunakan laptop dengan jangka waktu yang lumayan lama sekitar 2-3 jam setiap harinya. Tapi, kami juga menyadari bahwa laptopun perlu di remajakan dan diberikan waktu istirahat. Agar, performa tetap stabil dalam jangka waktu yang lama. Sekian dan semoga bermanfaat.

Cak Nun
Cak Nun Seorang bloger muda yang hanya memikirkan kata "berusaha, berdoa dan pasrah" tak lupa akan syukur atas apa yang di berikan.